Selasa, 07 Januari 2014

puisiku


    LUKAKU
Rintik air hujan
Seakan menjadi irama
Hembusan angin
Seolah memberi nada
Hatiku yang terluka
Oleh durinya asmara
Hatiku yang ternoda
Oleh penghianatan cinta
Cintamu laksana mawar
Namun siapa sangka semakin aku genggam
Durinya melukai jariku
Tutur kata dan janjimu laksana madu
Namun siapa sangka
Madu itu adalah racun bagiku
Karya : Wanda Dewi Agustina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan.
terimakasih.