Cerita ini hanya fiktif belaka, tidak
ada sangkut pautnya dengan penulis.
Pernahkah kamu
menyukai orang secara diam-diam ?? kapan kamu mempunyai perasaan tersebut ??
berapa lama kamu
menyimpannya ?? apa kamu mengungkapkannya pada si dia ??
apakah cintamu
tersampaikan ?? apa dia menjadi milikmu ??
tak dapat dipungkiri,
aku pun pernah mengalaminya, dulu ketika aku kelas 3 SD aku memiliki perasaan
yg sulit aku mengerti aku tidak tahu nama perasaan itu apa, yg jelas aku sangat
menyukai seseorang. Dia kakak tingkatku inisialnya T. aku dan dia beda 1
tingkat, setiap kali bertemu dengannya aku merasa malu dan selalu salah tingkah.
aku selalu ingin berpenampilan menarik di depannya. Tapi perasaan tersebut
hanya aku pendam tak pernah tersampaikan hingga akhirnya dia lulus SD.
Ketika SMP aku juga
satu sekolahan dengannya, perasaan itu belum juga hilang dan aku terus
memendamnya, hingga aku tahu dia tlah memiliki pacar, hati aku sakiit banget
namun apa daya, aku tetap menyukainya. kadang aku protes pada diriku mengapa
aku harus suka pada orang yg sedikitpun tak menyukaiku. Aku terus menyukainya
hingga dia lulus SMP dan melanjutkan sekolah di MAN.
Ketika aku kelas 3
SMP, adiknya yg kelas 2 SMP nembak aku, oh tuhan aku menyukai kakaknya sudah 6
tahun namun yang nembak malah adiknya.
Aku tidak menerima
cinta adiknya, aku gak suka berondong. Setelah dia nembak aku, aku jadi
menjauhinya bukan karena benci namun aku jadi malu, dia pun begitu.
Ketika kelas 3 SMP aku
juga menyukai teman sekelasku, inisialnya S seperti biasa aku hanya memendamnya
dan seperti biasa perasaan suka itu bertepuk sebelah tangan, namun aku bahagia
karena dia adalah teman cowok yg sangat akrab denganku, bahkan dia sering main
ke rumahku. Hal yg paling berkesan adalah disaat dia menjadi pasanganku ketika
upacara adat perpisahan, dia menjadi pengantin pria dan aku menjadi pengantin
wanitanya, aku juga masih ingat ketika dia memasangkan mahkota di kepalaku.
Namun perasaan suka itu hilang seiring berjalannya waktu, meski kini dia sering
menelpon dan bilang suka sama aku, namun aku tak menggubrisnya karena aku
menganggapnya sebuah candaan belaka.
Setelah lulus SMP aku
masuk SMK, aku tinggal di pesantren dan aku satu pesantren lagi dengan si T,
disini si T mengaku sebagai kakakku karena mamah menitipkanku padanya, karena
aku dan dia tetanggaan. aku juga satu pesantren dengan sepupunya inisialnya A,
si A ini nembak aku akhirnya aku coba-coba, aku pun menerimanya meski pun aku
masih menyukai si T. setelah menjalani hubungan dengan si A, perasaanku sama si
T mulai luntur.
Aku menjalani hubungan
3 bulan dengan si A, aku mutusin si A karena aku bertemu dengan seorang cowok
inisialnya F aku pun menjalani hubungan dengan si F, dan jarang berkomunikasi
bahkan bicara dengan si A.
Hubunganku dengan si
F, menyenangkan hubungan itu bertahan sampai 2 tahun, ternyata si F ini adalah
seorang playboy dia menyakiti hatiku, dia menikah dengan orang lain tanpa
mutusin aku, mungkin ini karma karena aku telah mutusin si A tanpa alasan, dan
ketika aku ketemuan dengan si F, si T tahu. mungkin dia memberitahukannya pada
si A, karena si A adalah sepupunya. Sampai lulus SMK aku tidak ada komunikasi
dengan si A. kalau kebetulan bertemu pun si A maupun aku gak pernah saling menyapa.
Ketika hubungan dengan
si F, dia sering menghilang tanpa kabar ntah kemana, nomornya tidak bisa
dihubungi, karena aku kesal aku menerima seorang cowok inisialnya R, hubunganku
sama dia hanya berjalan satu bulan, karena dia hanya pelarianku saja sekaligus
balas dendam karena dia telah mempermainkan perasaan sahabat terbaikku.
Setelah lulus SMK aku
melanjutkan kuliah di sebuah akademi, aku menjalin hubungan dengan seorang
cowok inisialnya D, dia bekerja di Jogjakarta. Si D ini berbeda orangnya baik
hati, dan dia serius menjalani hubungan ini aku sangat menyayanginya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan.
terimakasih.